Kunjungi toko Hamzah Batik di Malioboro depan pasar Bringharjo, atau pesan melalui WhatsApp di 08112544239 atau 08112544245. Untuk bantuan atau saran selama berbelanja, hubungi Customer Service di WA 081128293456 atau melalui email cs@home.hamzahbatik.co.id.
Yogyakarta selalu punya cara istimewa untuk membuat rindu. Tak hanya lewat destinasi wisatanya, kota ini juga dikenal dengan ragam oleh-oleh khas yang unik. Sayangnya, banyak wisatawan masih terpaku pada oleh-oleh yang itu-itu saja dan memiliki masa simpan pendek. Padahal, ada banyak oleh-oleh khas Jogja antimainstream dan awet, sehingga aman dibawa bepergian jauh tanpa khawatir basi atau rusak di perjalanan.
Buat kamu yang ingin membawa pulang buah tangan berbeda, berikut ulasan lengkap oleh-oleh khas Jogja yang tahan lama sekaligus punya nilai cerita dan cita rasa khas.
Yangko, Jajanan Tradisional yang Tahan Lama
Yangko merupakan makanan tradisional khas Kotagede yang sering disebut sebagai mochi-nya Jogja. Teksturnya kenyal dengan balutan tepung dan isian kacang manis di dalamnya. Keunggulan yangko terletak pada daya tahannya yang cukup lama dibandingkan jajanan basah lainnya. Jika disimpan dengan baik, yangko bisa bertahan hingga beberapa minggu, menjadikannya pilihan tepat sebagai oleh-oleh perjalanan luar kota.

Bakpia Kering, Versi Awet dari Ikon Jogja
Bakpia memang sudah sangat populer, namun kini hadir dalam versi kering yang lebih awet. Bakpia kering memiliki tekstur renyah dan isi yang padat, sehingga tidak mudah hancur dan tahan lama tanpa pendingin. Varian rasa seperti cokelat, keju, hingga kopi membuat bakpia kering menjadi oleh-oleh khas Jogja yang antimainstream namun tetap familiar di lidah, salahs atu rekomendasi bakpia kering yang enak adalah bakpia Raminten.

Cokelat Kerajinan Kakao Lokal
Jogja juga memiliki produk cokelat artisan yang diolah dari kakao lokal Indonesia. Berbeda dari cokelat biasa, cokelat khas Jogja sering dikombinasikan dengan rempah atau bahan tradisional seperti jahe dan kayu manis. Dikemas rapi dan tahan suhu ruang, cokelat ini sangat cocok sebagai oleh-oleh elegan yang awet dibawa keluar kota.

Abon dan Olahan Daging Khas Jogja
Selain makanan manis, Jogja juga memiliki abon dan olahan daging khas dengan cita rasa gurih dan manis yang khas. Abon sapi maupun ayam memiliki masa simpan cukup panjang dan tidak memerlukan penyimpanan khusus. Oleh-oleh ini cocok bagi kamu yang ingin membawa pulang rasa Jogja dalam bentuk lauk praktis.

Keripik Unik Berbahan Lokal
Keripik di Jogja tidak hanya terbatas pada keripik singkong. Ada keripik salak, keripik pare, hingga keripik belut yang menjadi pilihan antimainstream. Dengan proses pengolahan modern, keripik khas Jogja dikemas kedap udara sehingga tahan lama dan aman dibawa dalam perjalanan jauh. Salah satu keripik antimainstream yang bisa kamu coba adalah keripik belut Raminten, keripik ini khas Jogja bagian kecamatan Godean tepatnya.

Teh dan Wedang Rempah Tradisional
Wedang uwuh dan teh rempah khas Jogja menjadi alternatif oleh-oleh non-makanan berat yang awet. Terbuat dari campuran rempah tradisional seperti kayu secang, jahe, dan cengkeh, produk ini dikemas kering sehingga tahan berbulan-bulan. Selain praktis, oleh-oleh ini juga memiliki nilai budaya dan manfaat kesehatan. Kalau kamu pengen coba minuman khas antimainstream? kamu harus coba wedang uwuh Raminten yang rasanya enak dan kaya manfaat untuk tubuh kamu.

Batik dan Produk Kerajinan sebagai Oleh-Oleh Tahan Lama
Jika ingin oleh-oleh non-kuliner, batik dan kerajinan khas Jogja selalu menjadi pilihan aman. Kain batik, syal, atau aksesori handmade tidak memiliki masa kedaluwarsa dan mudah dibawa bepergian. Selain awet, oleh-oleh ini juga memiliki nilai seni dan filosofi yang kuat sebagai ciri khas Yogyakarta.

Toko Batik dan Oleh-oleh Khas Jogja

Anda dapat menemukan beragam oleh-oleh khas jogja antimainstream yaitu Hamzah Batik. Berlokasi di Malioboro depan pasar Beringharjo, Hamzah Batik menyediakan beragam oleh-oleh Jogja seperti batik, camilan, kerajinan, dan cinderamata khas Jogja.

